Berita Smartphone dan Laptop Terbaru

Berita smartphone terbaru dan laptop paling bagus dan keren di Indonesia dapat kamu temukan dalam berita teknologi handphone dan laptop terbaru.

Juni, Smartphone Moto G Edisi Ferrari Diluncurkan

Motorola mengungkap kehadiran smartphone terbaru, Moto E dan Moto G LTE. Perusahaan juga akan meluncurkan edisi khusus, Moto G Ferarri yang kabarnya akan beredar pada Juni 2014. Teknologi Indonesia
Juni, Smartphone Moto G Edisi Ferrari Diluncurkan
Dilansir Ubergizmo, Rabu (14/5/2014), handset ini konon tidak rilis di Amerika Serikat dan hanya akan diperkenalkan untuk pengguna smartphone di Meksiko. Tampilan bodi smartphone ini dibungkus casing hitam dengan logo Ferrari di sisi belakang.

Dari spesifikasi, smartphone ini mengusung prosesor quad core, storage 16GB dan display HD 720p. Selain itu, handset terbaru ini juga dilengkapi RAM 1GB dan kamera belakang 5MP.

Smartphone bertema Ferrari ini akan dijual dengan harga USD387 atau sekira Rp4,4 juta. Perangkat dengan OS Android ini dijadwalkan meluncur pada Juni 2014.

Galaxy S3 Dapat Update Android 4.4 KitKat?

Samsung Galaxy S3 versi GT-I9300 kabarnya bisa mencicipi versi Android 4.4 KitKat. Developer dari forum XDA membuat handset Galaxy S3 dapat berjalan di versi Android terbaru. Informasi Penting
Galaxy S3 Dapat Update Android 4.4 KitKat?
Dilansir Phonesreview, Kamis (15/5/2014), Samsung mengungkap bahwa Galaxy S3 tidak akan mendapatkan update KitKat. Namun, percobaan yang dilakukan penggiat forum XDA ini membuktikan bahwa versi Android tersebut bisa dibawa ke Galaxy S3.

Konon, developer Kryten2k35, arter97, forumber2 dan JustArchi dapat mengatur untuk membawa firmware dari Galaxy Note 2 yang dirilis bulan lalu dan rupanya uji coba tersebut berhasil. 

Ada beberapa langkah yang harus diselesaikan untuk membawa software tersebut agar cocok di handset Galaxy S3. Saat ini para developer masih dalam progres untuk menyempurnakan Android KitKat di Galaxy S3.

Percobaan ini bisa dilakukan siapapun yang memahami software Android. Namun, tindakan ini dianggap berisiko dengan melakukan kustom ROM pada perangkat.

Ngebet Pakai Google Glass? Ini Cara Belinya

Google Glass, perangkat wearable besutan raksasa teknologi Google dapat dibeli apabila Anda memiliki alamat di Amerika Serikat (AS). Berita Terbaru
Ngebet Pakai Google Glass? Ini Cara Belinya
Dilansir Gadgetshow, Rabu (14/5/2014), produk yang kemunculannya menghebohkan jagat maya ini dibanderol dengan harga cukup mahal.Perangkat ini dikabarkan dapat dibeli jika Anda memiliki alamat di Amerika (US Address). 

Sayangnya, perangkat kacamata pintar ini belum dijual resmi di Indonesia. Untuk dapat membeli Google Glass, Anda bisa meminta bantuan teman yang tinggal di Negeri Paman Sam untuk membeli perangkat tersebut dan mengirimkannya ke negara Anda.

Tidak hanya itu, ada alternatif lain apabila Anda sudah tidak sabar ingin memiliki Google Glass, yakni melalui layanan impor seperti bundlebox.

Informasi sebelumnya menyebutkan, Glass yang dijual pada pertengahan April lalu dalam satu hari telah habis terjual. Ketika itu, device portabel ini dijual seharga Rp17 juta.

Pihak Google mengungkapkan, penjualan kepada publik ini masih bagian dari Explorer Program. Program ini pun ditujukan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Untuk menjangkau konsumen lebih luas, diharapkan perangkat Google Glass akan dijual dengan harga lebih terjangkau.

Asus Siapkan Device ‘Hybrid’ Baru 15,6 Inci

Asus dikabarkan akan meluncurkan perangkat ‘hybrid’ baru yang menampilkan layar lebih besar. Saat ini, perangkat 2-in-1 Asus hadir dengan ukuran layar 10 inci serta tablet Transformer Book 13 inci. Klik Disini
Asus Siapkan Device 'Hybrid' Baru 15,6 Inci
Dilansir Ubergizmo, Kamis (15/5/2014), model terbaru, Asus TP500L kabarnya telah didaftarkan pada FCC. Bagian layar perangkat ini dapat didorong ke belakang hingga 360 derajat,  membuatnya dapat diposisikan sebagai tablet, persis gaya Lenovo Yoga.

Dengan munculnya pada daftar FCC, perangkat ini dipersiapkan untuk diluncurkan. Perangkat terbaru ini tampil dengan layar 15,6 inci yang mirip dengan Asus N542L.

Spesifikasi yang beredar mengungkapkan, Asus TP500L akan menghadirkan indikator status yang terletak di atas keyboard, bukan di bagian sisi. Selain itu, terdapat satu port USB 3.0 dan sepasang port USB 2.0.

Liliputing melaporkan, perangkat ini kabarnya diperkuat prosesor Intel Haswell, RAM 4GB dan mendukung OS Windows 8.1. Belum diketahui berapa banderol perangkat ini dan kapan akan diluncurkan untuk publik.

Tampilan Bodi HTC One Mini 2 Beredar

Tampilan perangkat HTC One Mini 2 telah beredar. Smartphone anyar ini mirip model M8 namun dengan bodi lebih kecil. Handphone Komputer
Tampilan Bodi HTC One Mini 2 Beredar
Dilansir Stuff, Kamis (15/5/2014), HTC mengungkap varian lebih kecil, One Mini 2. Perangkat terbaru ini memiliki layar 4,5 inci (1280 x 720) serta berat 137 gram. 

Smartphone ini diperkuat prosesor quad-core Snapdragon 400 dan RAM 1GB. Tidak hanya itu, smartphone dengan storage 16GB ini dilengkapi kamera 13MP (belakang) dan depan 5MP.

Untuk memperluas kapasitas penyimpanan, HTC One Mini 2 mendukung slot ekspansi microSD hingga 128GB. Selain itu, terdapat speaker dual BoomSound, varian warna Gunmetal Grey, Glacial Silver dan Amber Gold serta berjalan di OS Android 4.4 KitKat.

Perusahaan asal Taiwan ini belum mengungkap secara resmi berapa banderol harga One Mini 2. Informasi yang beredar menyebutkan, smartphone terbaru ini bakal tersedia pada Juni 2014.

Di Indonesia, Pelanggan Telko Melebihi Jumlah Penduduknya

Perhelatan ICT Expo 2014 telah digelar sejak Selasa hingga Jumat (14-16 Mei 2014) di Jakarta Convention Center. Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring mengatakan, ICT Expo 2014 bisa merangsang pertumbuhan ICT di Indonesia. Teknologi Terbaru
Di Indonesia, Pelanggan Telko Melebihi Jumlah Penduduknya
"Menurut data ATSI jumlah nomor handphone yang beredar sekarang mencapai 270 juta, lebih banyak daripada penduduknya," kata Tifatul dalam sambutannya.

Ia mengatakan, bila dibandingkan antara penduduk Jakarta dengan jumlah handphone yang dipakai, maka kira-kira penduduk Jakarta minimal memiliki dua handphone. “Hampir rata-rata orang Jakarta menggenggam dua handphone,” tambah mantan presiden PKS ini.

Ia juga mengungkap data lainnya bahwa pelanggan internet sudah mencapai 80 juta subscriber (pelanggan). “Menurut data APJII, diperkirakan sudah 80 juta IP (internet protocol). Bisnis IT kita mendekati angka Rp500 triliun per tahun,” ungapnya.

Menurutnya, harus ada kerjasama antara seluruh stakeholder. “Akademik sebagai inkubator, businessman sebagai operator, government sebagai regulator. Komunitas sebagai tempat lahan pengembangan-pengembangan dan aplikasi harus bekerjasama, menjadi lahan yang subur bagi pengembangan ICT ke depan,” jelasnya.

Penggunaan media sosial yang meningkat tajam di antara para pengguna internet telah menyebabkan lalu lintas data yang besar di antara para operator seluler. Ini mendorong naiknya penggunaan solusi bisnis berbasis awan untuk perusahaan besar maupun kecil.

Dengan keinginan untuk meningkatkan jumlah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia untuk solusi bisnis perusahaan, seminar ICT Expo 2014 mengusung tema “BIG Data, BIG Solution, BIG Solution”.